Panduan tata cara & bacaan sholat dari takbir hingga salam
Landasan Utama Sunnah SholatHR. Al-Bukhari no. 631
«صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي»
"Sholatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku sholat."
Panduan ini disusun berdasarkan hadits-hadits shahih (sebagaimana dirangkum oleh para ulama kibar seperti Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah) mencakup rukun, wajib, tata cara gerakan thuma'ninah, dan lafadz bacaan yang tsabit.
accessibility_new
search
Lompat Cepat ke Langkah Sholat:15 Langkah Berurutan
Menampilkan 15 langkah sholat
1Rukun Sholat
Niat & Berdiri Tegak Menghadap Kiblat
Menghadirkan niat di dalam hati tanpa dilafadzkan, berdiri tegak menghadap kiblat, dan disunnahkan menghadap sutrah.
pan_toolTata Cara Gerakan Sesuai Sunnah:
Berdiri tegak lurus bagi yang mampu (qiyam) menghadap ke arah kiblat.
Kedua kaki dibuka wajar selebar bahu, tidak terlalu renggang dan tidak terlalu rapat.
Pandangan mata diarahkan ke tempat sujud dengan khusyuk dan tidak menoleh ke kiri, kanan, atau ke atas langit-langit.
Niat diwajibkan dalam hati secara mantap untuk sholat yang hendak dikerjakan (tidak disyariatkan melafalkannya dengan lisan).
Disunnahkan mendekat ke sutrah (pembatas di depan orang sholat seperti dinding, tiang, atau sajadah).
Allaahumma baa'id baynii wa bayna khathaayaaya kamaa baa'adta baynal-masyriqi wal-maghrib. Allaahumma naqqinii min khathaayaaya kamaa yunaqqats-tsawbul-abyadhu minad-danas. Allaahummaghsilnii min khathaayaaya bits-tsalji wal-maa-i wal-barad.
"Ya Allah, jauhkanlah antara diriku dan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana dibersihkannya pakaian putih dari noda kotoran. Ya Allah, sucikanlah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan salju, air, dan embun es."
📌 HR. Bukhari no. 744 & Muslim no. 598
Doa Istiftah 2 (Riwayat Sahabat Umar bin Khaththab)
Subhaanakallaahumma wa bihamdika, wa tabaarakasmuka, wa ta'aalaa jadduka, wa laa ilaaha ghayruk.
"Maha Suci Engkau ya Allah, dan dengan memuji-Mu. Maha Berkah nama-Mu, Maha Luhur kemuliaan-Mu, dan tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau."
Wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas-samaawaati wal-ardha haniifaw-wamaa ana minal-musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil-'aalamiin. Laa syariika lahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal-muslimiin.
"Aku hadapkan wajahku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan lurus dan berserah diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik. Sesungguhnya sholatku, ibadah sembelihanku, hidupku, dan matiku semata-mata kepunyaan Allah Rabb semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan demikianlah aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang yang berserah diri."
"Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang apa yang beliau baca saat diam sejenak antara takbir dan membaca Al-Fatihah, lalu beliau ﷺ menyebutkan doa Allahumma baa'id..."
5Rukun Sholat
Ta'awwudz, Basmalah, Surah Al-Fatihah & Aamiin
Membaca Ta'awwudz, Basmalah, dan Surah Al-Fatihah secara tertib dan tartil, diakhiri dengan ucapan Aamiin.
pan_toolTata Cara Gerakan Sesuai Sunnah:
Membaca isti'adzah (Ta'awwudz) untuk memohon perlindungan dari godaan setan: "A'uudzu billaahi minasy-syaithaanir-rajiim".
Membaca Basmalah secara sirr (lirih): "Bismillaahir-rahmaanir-rahiim".
Membaca Surah Al-Fatihah ayat demi ayat dengan berhenti (waqaf) pada setiap akhir ayat.
Membaca Al-Fatihah merupakan rukun sholat pada setiap rakaat.
Mengucapkan "Aamiin" setelah selesai membaca ayat terakhir Al-Fatihah. Dalam sholat jahriyah (Subuh, Maghrib, Isya), imam dan makmum mengeraskan ucapan Aamiin secara bersamaan.
menu_bookLafadz Doa & Bacaan Shahih:
Lafadz Isti'adzah (Ta'awwudz)
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
A'uudzu billaahi minasy-syaithaanir-rajiim.
"Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk."
📌 HR. Abu Dawud no. 764 & At-Tirmidzi no. 242
Lafadz Aamiin
آمِينَ
Aamiin
"Kabulkanlah doa kami ya Allah."
📌 HR. Bukhari no. 780 & Muslim no. 410Dibaca dengan memanjangkan huruf alif (aa) dan mim (miin).
"Nabi ﷺ membaca pada dua rakaat pertama sholat Dzuhur dengan Ummul Kitab (Al-Fatihah) dan dua surah, serta pada dua rakaat terakhir hanya dengan Ummul Kitab."
7Rukun Sholat
Ruku' & Thuma'ninah
Membungkukkan badan dengan meratakan punggung, mencengkeram lutut dengan kedua tangan, dan tenang (thuma'ninah).
pan_toolTata Cara Gerakan Sesuai Sunnah:
Bertakbir intiqal (Allahu Akbar) sambil mengangkat kedua tangan sejajar pundak atau daun telinga.
Membungkukkan badan hingga punggung rata horizontal (jika ditaruh bejana berisi air di atasnya, niscaya tidak akan tumpah).
Kepala lurus sejajar punggung, tidak mendongak ke atas dan tidak terlalu menunduk.
Kedua tangan memegang kedua lutut dengan jari-jemari meregang seakan-akan mencengkeramnya.
Kedua siku dijauhkan dari lambung dan kedua lengan direnggangkan lurus.
Wajib thuma'ninah (tenang sejenak sampai seluruh persendian kembali mapan) sambil membaca tasbih ruku'.
menu_bookLafadz Doa & Bacaan Shahih:
Bacaan Ruku' 1 (Paling Utama, dibaca 3x atau lebih)
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ
Subhaana rabbiyal-'azhiim.
"Maha Suci Rabbku Yang Maha Agung."
📌 HR. Muslim no. 772 & Abu Dawud no. 871Disunnahkan dibaca 3 kali atau lebih dalam jumlah ganjil.
Bacaan Ruku' 2 (Lengkap dengan Bihamdih)
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ
Subhaana rabbiyal-'azhiimi wa bihamdih.
"Maha Suci Rabbku Yang Maha Agung dan dengan segala puji bagi-Nya."
Subhaanakallaahumma rabbanaa wa bihamdika, allaahummaghfir lii.
"Maha Suci Engkau ya Allah Rabb kami, dan dengan memuji-Mu. Ya Allah, ampunilah dosaku."
📌 HR. Bukhari no. 794 & Muslim no. 484
📌 Dalil Shahih: HR. Bukhari no. 757 & Muslim no. 397 (Hadits Orang yang Buruk Sholatnya)
ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا
"Kemudian ruku'lah hingga engkau thuma'ninah (tenang sempurna) dalam keadaan ruku'."
8Rukun Sholat
Bangkit dari Ruku' (I'tidal) & Thuma'ninah
Bangkit berdiri tegak lurus dari ruku' sambil membaca tasmi', dilanjutkan tahmid dengan tenang (thuma'ninah).
pan_toolTata Cara Gerakan Sesuai Sunnah:
Bangkit dari ruku' seraya mengangkat kedua tangan sejajar pundak atau daun telinga sambil mengucapkan: "Sami'allaahu liman hamidah" (bagi imam dan sholat sendiri).
Makmum mengucapkan: "Rabbanaa wa lakal hamd" saat bangkit mendengar tasmi' imam.
Berdiri tegak lurus hingga setiap tulang dan persendian kembali ke posisinya semula.
Wajib thuma'ninah (tidak terburu-buru turun sujud sebelum tegak sempurna).
Kedua tangan dibiarkan lurus ke bawah (atau bersedekap kembali menurut sebagian ulama, namun meluruskan tangan adalah pendapat mayoritas).
menu_bookLafadz Doa & Bacaan Shahih:
Lafadz Tasmi' (Saat Bangkit)
سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
Sami'allaahu liman hamidah.
"Allah Maha Mendengar siapa saja yang memuji-Nya."
"Allah tidak akan memandang sholat seorang hamba yang tidak menegakkan tulang punggungnya di antara ruku' dan sujudnya."
9Rukun Sholat
Sujud Pertama di Atas 7 Anggota Sujud
Turun bersujud dengan takbir intiqal, menempelkan 7 anggota badan di lantai, dan thuma'ninah.
pan_toolTata Cara Gerakan Sesuai Sunnah:
Turun bersujud dengan mengucap takbir "Allahu Akbar" (tanpa mengangkat tangan).
Turun sujud mendahulukan kedua tangan sebelum lutut (atau lutut sebelum tangan, keduanya memiliki sandaran pendapat ulama yang mu'tabar, mendahulukan tangan adalah pendapat yang dikuatkan Syaikh Al-Albani).
Wajib menempelkan 7 anggota sujud ke lantai:
1. Kening dan hidung (satu kesatuan).
2 & 3. Kedua telapak tangan.
4 & 5. Kedua lutut.
6 & 7. Ujung-ujung jari kedua kaki.
Kedua telapak tangan diletakkan sejajar pundak atau daun telinga, jari-jemari dirapatkan menghadap kiblat.
Kedua siku diangkat dan direnggangkan dari lambung (tidak menempel di lantai seperti anjing duduk).
Kedua tumit dirapatkan dan ujung jari kaki ditekuk menghadap kiblat.
Wajib thuma'ninah dan memperbanyak doa saat sujud.
menu_bookLafadz Doa & Bacaan Shahih:
Tasbih Sujud 1 (Paling Utama, dibaca 3x atau lebih)
سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى
Subhaana rabbiyal-a'laa.
"Maha Suci Rabbku Yang Maha Tinggi."
📌 HR. Muslim no. 772 & Abu Dawud no. 871Disunnahkan dibaca minimal 3 kali.
Tasbih Sujud 2 (Lengkap dengan Bihamdih)
سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Subhaana rabbiyal-a'laa wa bihamdih.
"Maha Suci Rabbku Yang Maha Tinggi dan dengan memuji-Nya."
"Aku diperintahkan untuk bersujud di atas 7 tulang: pada dahi (dan beliau mengisyaratkan tangannya ke hidung), kedua tangan, kedua lutut, dan ujung-ujung kedua jari kaki."
10Rukun Sholat
Duduk di Antara Dua Sujud (Duduk Iftirasy)
Bangkit dari sujud dengan takbir, duduk iftirasy dengan tenang (thuma'ninah) sambil memohon ampunan.
pan_toolTata Cara Gerakan Sesuai Sunnah:
Bangkit dari sujud dengan takbir "Allahu Akbar".
Duduk iftirasy: membentangkan punggung kaki kiri lalu mendudukinya, sedangkan kaki kanan ditegakkan dengan jari-jari menghadap kiblat.
Kedua tangan diletakkan di atas kedua paha atau lutut.
Punggung tegak lurus dan wajib thuma'ninah.
Boleh sesekali melakukan duduk iq'a' yang syar'i (menegakkan kedua tumit lalu menduduki kedua tumit dengan jari-jari kaki menghadap kiblat) di antara dua sujud.
"Ya Allah ampunilah dosaku, kasihanilah aku, berilah aku petunjuk, cukupkanlah kekuranganku, berilah aku kesehatan, limpahkanlah rezeki kepadaku, dan tinggikanlah derajatku."
"Apabila beliau ﷺ mengangkat kepalanya dari sujud yang kedua, beliau duduk tegak sejenak lalu bangkit berdiri."
12Sunnah Sholat
Bangkit ke Rakaat Berikutnya
Bangkit berdiri dengan bertumpu pada kedua tangan di atas lantai.
pan_toolTata Cara Gerakan Sesuai Sunnah:
Setelah duduk istirahat sejenak, bangkit berdiri menuju rakaat kedua/ketiga/keempat.
Disunnahkan bangkit dengan bertumpu pada kedua tangan di atas lantai (sebagaimana pembuat adonan roti bertumpu).
Mengerjakan rakaat berikutnya sama persis seperti rakaat pertama, kecuali tidak ada doa istiftah lagi.
📌 Dalil Shahih: HR. Bukhari no. 824
ثُمَّ اعْتَمَدَ عَلَى الأَرْضِ ثُمَّ قَامَ
"Kemudian beliau ﷺ bertumpu pada lantai (dengan kedua tangannya) lalu bangkit berdiri."
13Wajib Sholat
Tasyahhud Awal & Isyarat Telunjuk
Duduk iftirasy pada rakaat kedua sholat 3 atau 4 rakaat, berisyarat dengan jari telunjuk, membaca tasyahhud dan shalawat.
pan_toolTata Cara Gerakan Sesuai Sunnah:
Dilakukan setelah menyelesaikan sujud kedua pada rakaat kedua.
Duduk iftirasy: menduduki kaki kiri dan menegakkan kaki kanan.
Meletakkan tangan kiri terbuka di atas paha/lutut kiri.
Meletakkan tangan kanan di atas paha/lutut kanan, dengan menggenggam jari kelingking, manis, dan tengah, lalu melingkarkan ibu jari dengan jari tengah (atau membentuk angka 53).
Mengacungkan jari telunjuk kanan ke arah kiblat sejak awal tasyahhud dan menggerak-gerakkannya secara perlahan saat berdoa, dengan pandangan mata tertuju ke jari telunjuk.
Membaca bacaan tasyahhud (Attahiyyaat) dan disunnahkan membaca shalawat nabi.
At-tahiyyaatu lillaahi wash-shalawaatu wath-thayyibaat. As-salaamu 'alayka ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh. As-salaamu 'alaynaa wa 'alaa 'ibaadillaahish-shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuuluh.
"Segala kehormatan, keselamatan, dan kebaikan hanyalah milik Allah. Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan berkah-Nya tercurah kepadamu wahai Nabi. Semoga keselamatan tercurah pula kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya."
"Rasulullah ﷺ apabila duduk tasyahhud meletakkan telapak tangan kanannya di atas paha kanannya, menggenggam seluruh jarinya, dan berisyarat dengan jari telunjuknya."
14Rukun Sholat
Tasyahhud Akhir & Duduk Tawarruk
Duduk tawarruk pada rakaat terakhir sholat 3 atau 4 rakaat, membaca tasyahhud, Shalawat Ibrahimiyah, dan doa perlindungan dari 4 fitnah.
pan_toolTata Cara Gerakan Sesuai Sunnah:
Duduk tawarruk (pada sholat 3 atau 4 rakaat seperti Maghrib, Isya, Dzuhur, Ashar): memasukkan kaki kiri di bawah betis/paha kanan dan pantat kiri duduk langsung menempel ke lantai, sedangkan kaki kanan ditegakkan.
Untuk sholat yang hanya 2 rakaat (seperti sholat Subuh atau sholat sunnah), duduknya tetap duduk iftirasy.
Posisi tangan dan isyarat telunjuk sama persis dengan tasyahhud awal.
Membaca bacaan tasyahhud, dilanjutkan Shalawat Ibrahimiyah yang sempurna.
Disunnahkan membaca doa memohon perlindungan dari 4 fitnah sebelum salam.
menu_bookLafadz Doa & Bacaan Shahih:
Shalawat Ibrahimiyah (Lafadz Paling Utama & Shahih)
Allaahumma shalli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad, kamaa shallayta 'alaa Ibraahiim wa 'alaa aali Ibraahiim, innaka hamiidum-majiid. Allaahumma baarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad, kamaa baarakta 'alaa Ibraahiim wa 'alaa aali Ibraahiim, innaka hamiidum-majiid.
"Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."
Allaahumma innii a'uudzu bika min 'adzaabi jahannam, wa min 'adzaabil-qabr, wa min fitnatil-mahyaa wal-mamaat, wa min syarri fitnatil-masiihid-dajjaal.
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari adzab neraka Jahannam, dari adzab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari keburukan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal."
📌 HR. Bukhari no. 1377 & Muslim no. 588Sebagian ulama mewajibkan membaca doa ini karena Rasulullah ﷺ memberi perintah yang sangat tegas.
"Apabila salah seorang di antara kalian telah selesai dari tasyahhud akhir, hendaklah ia memohon perlindungan kepada Allah dari empat hal: dari siksa Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari fitnah Al-Masih Ad-Dajjal."
15Rukun Sholat
Salam & Menoleh ke Kanan dan ke Kiri
Mengucapkan salam sambil menoleh ke kanan hingga terlihat pipi kanan, kemudian menoleh ke kiri.
pan_toolTata Cara Gerakan Sesuai Sunnah:
Mengucapkan salam pertama ke arah kanan dengan lafadz: "Assalaamu 'alaykum wa rahmatullaah" hingga pipi kanan yang putih terlihat oleh makmum di belakang.
Mengucapkan salam kedua ke arah kiri dengan lafadz: "Assalaamu 'alaykum wa rahmatullaah" hingga pipi kiri terlihat oleh makmum di belakang.
Sholat resmi selesai setelah pengucapan salam pertama.
Dilanjutkan dengan beristighfar 3x dan membaca dzikir ba'da sholat sesuai sunnah.
menu_bookLafadz Doa & Bacaan Shahih:
Lafadz Salam Standar
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
Assalaamu 'alaykum wa rahmatullaah.
"Semoga keselamatan dan rahmat Allah tercurah kepada kalian."
📌 HR. Muslim no. 582 & Abu Dawud no. 996
Lafadz Salam Pertama dengan Tambahan Wabarakatuh (Pilihan Shahih)
"Rasulullah ﷺ biasa mengucapkan salam ke kanan dan ke kirinya: "Assalamu'alaikum wa rahmatullah, Assalamu'alaikum wa rahmatullah" hingga terlihat putih pipinya."